Inggris kembali menjadi sasaran aksi teror yang dilakukan sekelompok orang yang terpengaruh oleh doktrin ajaran kelompok ekstrim ISIS. Dua aksi dalam kurun waktu berdekatan terjadi di dua kota besar di Inggris. Yang pertama terjadi pada 22 Mei, sesaat setelah konser bintang pop, Ariana Grande, selesai digelar. Konser yang dihadiri oleh kebanyakan remaja putri, menjadi target serangan oleh seorang warga Inggris keturunan Libya, Salman Abedi, dan menewaskan 22 korban jiwa.

Serangan kedua yang hanya berselang kurang dari dua minggu, terjadi di pusat keramaian Kota London. Tiga orang warga keturunan Timur Tengah melakukan aksi teror dengan menabrakan mobil van di kawasan Jembatan London sebelum kemudian melakukan aksi penusukan acak di kawasan yang tengah ramai dikunjungi wisatawan. Aksi ini menelan delapan orang korban jiwa dan melukai setidaknya 48 orang lainnya.

Kedua aksi ini menambah panjang daftar aksi teror yang terjadi di Inggris dan Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Serangan yang dilakukan oleh individu-individu yang terpengaruh oleh ajaran ideologi ISIS menegaskan potensi bahaya yang ada di level grassroots. Individu yang melakukan aksi teror tidak mengemban misi atas nama ISIS, melainkan melakukannya atas inisiatif sendiri, meskipun ISIS mengaku bertanggung jawab atas aksi tersebut. Ini menjadi tantangan baru bagi pihak keamanan karena tidak lagi hanya sel-sel yang mampu melakukan aksi teror, tapi bagaimana masyarakat sipil kini dapat melakukan aksi teror.

Selain itu, aksi yang dilakukan di Manchester menunjukan bagaimana ISIS mengubah target operasi mereka ke anak-anak dan remaja. Teror Manchester diklaim sebagai tindak balasan atas pengeboman yang dilakukan di wilayah Timur Tengah yang menewaskan banyak anak-anak. Target anak-anak dan remaja dianggap sebagai soft target karna kerentanan dan bagaimana atensi media akan begitu besar. Tugas besar bagi pihak keamanan untuk merespon ancaman terbaru ini, terutama melihat bahaya yang kini dapat muncul dari siapa saja dan mengancam semua lapisan masyarakat.